Syar’i dan tetap fashionable? Siapa takut! Ini dia 5 tips padupadankan outfit kamu!
Hei Uni, sudah berhijab? Tentu dong, ya. Saat ini sudah banyak ragam karya desainer untuk memadupadankan pakaian muslimah, sehingga alasan tidak berjilbab karena takut dianggap kuno dan tidak fashionable, tidak lagi dapat digunakan. Tidak hanya pakaian, tetapi juga aksesoris seperti sepatu/sandal, pernak-pernik lain, termasuk tas sebagai pelengkap outfit muslimah sehari-harinya.
Ini dia, tips agar Uni bisa tetap menjaga aurat dan tetap fashionable!
1. Untuk Uni yang menyukai plain/ polos dress. Padupadankan dengan outer bermotif atau dengan pattern yang unik.
Gamis atau dress yang polos tanpa motif bisa jadi pilihan untuk pakaian sehari-hari agar tampil sederhana.
Jika Uni ingin menambahkan kesan casual, bisa menyematkan penggunaan outer dengan motif yang unik sesuai dengan kegiatan Uni saat itu. Gamis atau dress polos yang digunakan ke kantor, akan terlihat lebih formal jika ditambahkan penggunaan outer batik atau tenun, dilengkapi dengan sepatu oxford atau flat tertutup.
Untuk hangout? Bisa banget! Cukup ganti dengan outer yang lebih kasual dan sneakers.
Untuk pengajian? Ganti jilbab Uni dengan bergo ukuran besar dan sandal flat agar tidak tampil berlebihan.
Mudah 'kan? Oh ya, jangan lupa satu hal, selalu gunakan kaos kaki, ya!
2. Jika Uni menggunakan dress bermotif sebagian atau full motif, gunakan jilbab polos dan sepatu yang simpel.
Sebaiknya Uni padupadankan dengan jilbab polos, tas polos dan sepatu polos tanpa pernak pernik tambahan. Kenapa? Agar penampilan Uni tetap elegan dan tidak too much! Yang simple itu punya kelas yang berbeda soalnya, girls ....
Tampil syar’i tidak melulu dengan gamis 'kan? Prinsipnya yang terpenting menutup aurat, tidak menampakan lekukkan tubuh? Right?
Nah, untuk sekadar opsi agar tidak selalu bergamis, Uni bisa menggunakan long tunic atau tunik biasa yang dipadupadankan dengan rok. Saat memadupadakannya, jangan lupa perhatikan motif dan bentuk rok dan bentuk tunik. Agar tetap memberikan kesan enak dipandang.
Contoh : tunik full motif papupadankan dengan rok plisket yang berbentuk A atau model H-line.
Tips ke empat ini tentang penggunaan alas kaki. Saat ke kantor Uni bisa menggunakan boots sederhana/ polos dan dipapupadankan dengan baju kerja. Penggunaan boots memberikan kesan tegas dan elegan, cocok digunakan oleh manager up. Eh, maksudnya yang bukan manager up gak cocok? Cocok juga sih, asal Uni pede aja 😉
Selain itu, bisa Uni padupadankan dengan baju main. Apalagi kalau hari itu Uni ada jadwal ootd. Ini akan bikin penampilan kece maksimal!
5. Jilbab polos atau bermotif?
Pemilihan jilbab juga sangat penting untuk oufit syar’i dan fashioanble, karena jilbablah yang paling terlihat saat dikenakan.
Jilbab persegi ataupun yang instan tidak melulu plain atau polosan saja. Sudah banyak jilbab dari lokal brand yang berukuran 135 x 135 atau bahkan lebih lebar, sehingga tetap bisa digunakan sesuai dengan ketentuan syar’i. Jangan lupa, pilih bahan yang nyaman dipakai dan tidak tipis, ya.
Lalu bagaimana tips penggunaannya? Mudah! Gunakan jilbab polos ketika baju kamu sudah full motif. Bisa juga gunakan jilbab polos ketika sedang bekerja atau kegiatan formal lainnya. Kalaupun mau menggunakan yang bermotif, pilih motif yang mengandung unsur budaya seperti batik, tenun atau lainnya.
Gunakan jilbab bermotif, ketika Uni menggunakan pakaian yang polos untuk memberikan kesan lebih cheerfull, lebih hangat, dan lebih berwarna.
Bagaimana? Mudah bukan untuk tetap tampil syar’i dan fashionable? Jangan lupa kaos kaki, ya dan menggunakan barang yang asli. Cheers!
oleh : Feni Mariantika









